
Jakarta, carbonfreeconf Indonesia
—
Telkomsel
buka suara perihal keluhan pengguna yang mengaku mengalami kendala saat menonton sejumlah pertandingan
Piala Dunia 2026
lewat layanan MaxStream TV.
Di media sosial, sejumlah warganet mengeluhkan bahwa mereka terkendal saat menonton pertandingan Piala Dunia 2026 di platform streaming milik Telkomsel tersebut. Menurut mereka, di beberapa pertandingan streaming mereka terhenti tiba-tiba.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu yang mengeluhkan kendala layanan MaxStream TV adalah politikus Partai Demokrat, Jansen Sitindaon. Dalam cuitannya di X, ia mengaku layanan MaxStream TV miliknya error ketika menonton pertandingan Spanyol vs Cape Verde.
“Di pertandingan Spayol vs Tanjung Verde, Maxstream langgananku malah error. Disuruh beli paket lagi, padahal udah beli paketnya. Apakah ditempatku saja yang error? Atau ditempat teman-teman juga?” cuit Jansen di X, Selasa (16/6).
[Gambas:Twitter]
Ia pun mempertanyakan langkah pasti dari Telkomsel. Menurutnya hal ini melanggar hak kenyamanan dari konsumen.
“Gimana ini @Telkomsel? Udah melanggar Hak atas kenyamanan konsumen ini. Kalau di negara yang UU Perlindungan konsumennya ketat udah kena kewajiban memberi kompensasi ini Telkomsel,” lanjut dia.
Merespons banyaknya keluhan, Telkomsel akhirnya buka suara. Perusahaan operator selular plat merah itu menyampaikan permohonan maaf atas kendala yang terjadi pada MaxStream TV.
“Sehubungan dengan kendala yang sempat dialami sebagian pelanggan saat mengakses tayangan Piala Dunia FIFA 2026 melalui MAXStream TV, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ujar Telkomsel dalam cuitan resminya, Rabu (17/6).
“Kami memahami kenyamanan pelanggan dalam menikmati tayangan favorit merupakan itu, Telkomsel akan terus berkomitmen menghadirkan pengalaman layanan digital yang optimal bagi seluruh pelanggan,” lanjutnya.
[Gambas:Twitter]
(dmi)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video carbonfreeconf]
Baca lagi: Pidato Trump di Fourth of July Kemerdekaan AS: Komunisme itu Pecundang
Baca lagi: OJK Buka Suara soal KB Bank PHK Karyawan
Baca lagi: Hasil Piala Dunia 2026: 10 Pemain Inggris Kalahkan Meksiko 3-2




8 Responses
Artikel ini memberikan bekal konseptual yang sangat kuat untuk mengantisipasi disrupsi pasar dan teknologi di masa depan https://magic.ly/erpeeee/BEJO-SI-PENJELAJAH
Struktur argumentasi yang dibangun merefleksikan sebuah metodologi riset yang ketat, disiplin, dan terbebas dari tendensi personal https://www.primescholars.com/articles/advancements-in-the-management-of-pancreatic-cancer-2015-asco-gastrointestinal-cancers-symposium-san-francisco-ca-usa-ja-98742.html
Artikel ini adalah bentuk investasi intelektual premium yang mampu mempercepat proses pengambilan keputusan di tingkat eksekutif. https://teknokrat.ac.id/attitude-dalam-kerja-untuk-dunia-kerja/
Artikel ini memancarkan aura akademis yang kuat, menjadikannya standar baku bagi penulisan esai analitis yang berwibawa. https://coursework.uma.ac.id/index.php/psikologi/issue/view/27
Makasih udah di-share ilmunya, ini bermanfaat banget buat pemula. Sekadar berbagi aja, situs https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=118075&picno=46060 juga mengupas masalah ini dari angle yang cukup lengkap.
Penjelasan mengenai metrik dan indikator di artikel ini sangat terstruktur.http://www.kufirst.center.ku.ac.th/28jul2567/
Apresiasi saya untuk penulis karena telah menyajikan informasi yang sangat berharga. Saya turut melampirkan https://kldp.org/comment/352380 yang kebetulan memiliki muatan informasi sejenis untuk memperkaya literatur kita.
Kekuatan ulasan ini terletak pada kesederhanaan penyampaian konsep-konsep berat tanpa kehilangan esensi ilmiahnya yang berharga https://www.dibiz.com/megacoy690